Pages

13 Mei 2013

Hizbut Tahrir




Oleh Sofi Lutfiana

1.Sejarah singkat
Hizbut tahrir didirikan oleh Taqyuddin An-Nabhany (1326-1397 H/1908-1977 M) di Palestin,Ia lahir di Ijzin,Haifa Palestina.Ia merupakan alumnus dari Universitas Al-azhar Kairo dan Danul Ulum Kairo.Dan setelah kembali ke tanah kelahirannya,Ia diangkat menjadi pengajar dan qadhi di beberapa kota di Palestina.
Pada tahun 1952 Ia membentuk partai politik islam Hizbut Tahrir dan Dia juga yang menjabat sebagai pemimpinya. Sebagai partai Hizbut Tahrir lahir secara resmi ketika partai lima;Taqiyuddin An-Nabhani,Dawud Hamdan,Munir Syaikir,Adil Al-Nablusi dan Ghanim Abduh mengajukan secara resmi surat permohonan izin pendirian partai politik kepada kementrian dalam negri Yordania pada bulan November 1952.Namun permohonan tersebut ditolak pada bulan maret 1953 dengan alasan aktivitas yang dianggap bertentangan dengan undang-undang Yordania.

2.Transmisi Hizbut Tahrir ke Indonesia bermula dari IPB
Transmisi Hiznut Tahrir sebagai gerakan ke Indonesia terjadi pertama kali pada tahun 1982-1983 melalui M.Mustofa dan Abdurrahman Al-Baghdadi.M.Mustofa adalah putra pengasuh pesantren Al-Ghazali Bogor,seorang ulama yang berpandangan modernis,ia merupakan alumnus perguruan tinggi di Yordania.Sedangkan Abdurrahman berasal dari Libanon yang berimigrasi ke Australia kemudian tinggal di Indonesia.
Selama belajar di Yordania Mustofa ikut aktif dalam gerakan dakwah bawah tanah Hizbut Tahrir disana.Keterlibatannya dalam gerakan partai ini diawali dengan ketertarikanny kepada buku-buku karya Syekh Taqiyuddin,sebelum berangat ke Yordania ayahnya memperkenalkan salah satu buku Taqiyuddin Hadrlah al islamiyah (peradaban islam).Dan ketika sampai ke Yordania secara tidak sengaja ia bertemu dengan para aktivis HizbutTahrir dan mendapatkan buku-buku Taqiyuddin lebih lengkap.Pendalaman terhadap pemikiran-pemikiran Taqiyuddin membuatnya mengagumi pemikiran tokok ini.Mustofa menganggap Taqiyuddin telah sampai pads taraf mujtahid mutlaq.
Sedangkan Abdurrahman Al-Baghdadi aktif di gerakan Hizbut Tahrir sejak berusia 15 tahun.Ia berasal dari kalangan aktivis Hizbut Tahrir.Keluarganny pindah ke Australia dan menjadi warga Negara Australia.Ia kemudian berkenalan dengan Abdullah Bin Nuh ayah dari Mustofa yang sedang menginap di keluarga Abdurrahman selama di Australia untuk mengunjungi anaknya yang belajar disana.Dalam dialog dan diskusinya,Abdullah Bin Nuh,seorang dosen senior di Universitas Indonesia itu,karena terkesan dengan Al-Baghdadi maka Ia diajak tinggal ke Indonesia dan menjadi anak angkat Abdullah dan membantunya mengembangkan pesantren Al-Ghzali Bogor.Pada saat mengajar ditengah interaksi inilah Al-Baghdadi memperkenalkan pemikiran-pemikiran Hizbut Tahrir kepada para aktivis Masjid Al-Ghaifari yang anggotanya merupakan para mahasiswa IPB.
Pada tahun 1982 Mustofa pulang dari Yordania dalam rangka cuti satu semester,dalam kesempatan ini Ia memperkenalkan dan mengajarkan pemikiran Hizbut Tahrir kepada mahasiswa IPB.
3.Latar belakang munculnya Hizbut Tahrir
Kegiatan utama partai ini adalah politik dan beridiologi islam.Agenda utama partai ini membamgun kembali system khalifah islamiyah dan menegakkan hukum islam dalam raelitas kehidupan.HizbutTahrir bercita-cita membangun tatanan masyarakat dan system politik bedasarkan landasan aqidah islam.Islam harus menjadi tata aturan kemasyarakatan dan menjadi dasra konstitusi dan undang-undang.Selain bermaksud membagkitkan kembali umat islam dari kemerosotan,membebaskan umat dari ide-ide,system perundang-undangan,dan hokum-hukum yang tidak berasal dari islam,serta membebaskan kaum muslim dari dominasi dan pengaruh dari Negara-negara barat Hizbut Tahrir juga berniat membangun kembali dawlah khalifah islamiyah di seluruh dunia.Melalui dawlah ini Hizbut Tahrir berkeyakinan bahwa hokum islam dapat diberlakukan.
4.Konsepsi madzhab Hizbut Tahrir
1.Membela Wasil Bin Atha’,Amr bin Ubaid,Abu Hudzail al-Allaf dan an-Nazham,muassis pembesar madzhab mu’tazilah.Bahwa mereka semua bukanlah orang-orang yang sesat.Oleh sebab itu HT disebut sebagaai neo mu’tazilah yang sesat.
2.Menurut konsep ideologi mereka,kehidupan manusia terbagi menjadi dua,
a.hal-hal yang telah ditetapkan oleh Allah,yaitu hal-hal yang terjadi pada manusia tanpa disengaja,missal kecelakaan.
b.hal-hal yang tidak ditentukan Allah dan murni dari manusia sendiri,seperti   tidak ditentukan masuk surge atau naraka.
3.Seorang laki-laki boleh bersalaman dengan seorang wanita yang bukan mahram.
4.Para  pemimpin mereka mengklaim bahwa pengikut HT tidak perlu melakukan amar ma’ruf  nahi munkar,karena itu adalah kewajiban pemerintah islam,dan bukan perindividu.
5.Lebih mendahulukan akal dari pada nash-nash agama
6.Ingkar akan kebenaran nikmat dan adzab kubur
7.Tidak percaya akan munculnya dajjal diakhir zaman
8.Memperbolehkan Negara islam menyerahkan pajak kepada Negara kafir
9.Hadits Ahad tidak boleh dibuat dalil dalam akidah
10.Konsep ilmu mantihiq adalah konsep sesat
11.Orang yang berpuasa wajib memulai puasanya beberapa detik sebelum subuh.
Menurut Al Qardawi,perhatian HT terlalu terpusatkan kepada agenda mewujudkan khalifah islamiyah,sehingga mereka melalaikan agenda membebaskan umat dari syirik,khurafat,bid’ah dan fanatisme,melupakan pembentukan akhlak,pemikiran yang islami,mengabaikan agenda dalam membangun institusi keluarga,serta menangani keterbelakangan dan kemunduran.Qardawi mengkritik HT sebagai berikut :
“menganggap problematika utama,bahaya yang paling mengancam,serta dosa terbesar,ialah tiadanya kekhalifahan dakam kehidupan umat islam. Sehingga dengan demikian,solusi dari problematika,penyelesaian semua bencana dan terapi dari semua penyakit yang ada,hanya bisa dicapai bila kita memilih seorang yang kemudian kita sebut Khalifah.Seakan-akan islam dapat terepresntasikan dalam kata Khalifah atau Khilafah.”
5.Tiga marhalah Hizbut Tahrir
System dan metode dakwah HT di Indonesia mengacu kepada system dan metode yang ditetapkan HT.Secara umum HT membuat tiga tahapan (marhalah) perjuangan,pertama,tahap pembinaan dan pengkaderan.Kedua,tahap interaksi dengan masyarakat Dan tahap ketiga,adalah tahap pengambilalihan kekuasaan.
Referensi :
1.       M ImdadunRahmad, ArusBaru Islam, Erlangga, Jarkarta.
2.       Nur Hidayat M, Benteng Ahlussunnah Wal Jama’ah Menolak Faham Salafi,Wahabi,MTA,HT,dan LDII, Nasyur’ilmiPublising, Kediri JawaTimur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar